Dalam kurun waktu 30 tahun terakhir, desain motherboard, hampir keseluruhan dipengaruhi oleh siklus industri upgrade. Setiap generasi terbaru prosessor dari Intel atau AMD memperkenalkannya ke pasar dengan teknologi terbaru dan membutuhkan upgrade secara hardware. Prosessor baru juga berarti upgrade chipset untuk mendukung teknologi prosessor itu sendiri. Tentu saja dengan banyaknya proses upgrade dimasa sekarang mempengaruhi upgrade motherboard dengan sendirinya, akibatnya teknologi terbaru yang ada sekarang banyak yang tidak kompatibel dengan teknologi sebelumnya.
Quality Components
Motherboards
Jadi, setiap siklus teknologi baru terjadi otomatis terjadi juga perubahan pada desain motherboard. Teknologi upgrade seperti ini memberikan dampak yang baik pada industri maupun pada konsumen (produk baru dapat dijual oleh produsen dan fitur atau teknologi baru dapat dinikmati oleh konsumen) hal ini menjadi inovasi utama pada produk motherboard sejak lama.
Pada beberapa tahun yang lalu, GIGABYTE telah mengambil sudut pandang yang kritis pada filosofi desain sebuah motherboard. Sementara fokus utama desain berjalan selaras dengan teknologi terbaru dan tercanggih, GIGABYTE menyadari bahwa inovasi selanjutnya pada motherboard bukan hanya mungkin dapat dilakukan, namun ternyata sangat berpengaruh untuk mempertahankan industri yang ada. Jadim GIGABYTE kembali pada desain paling mendasar dari sebuah motherboard dan mencari solusi bagaimana membuatnya lebih baik ? Pada tahun 2006, filisofi GIGABYTE Ultra Durable lahir.
Desain GIGABYTE Ultra Durable sederhana. Perubahan terjadi pada desain mendasar dari motherboard, dan efeknya bukan secara fundamental berubah dari sisi kinerja, namun sisi durabilitas dan umur pakai dari motherboard itu sendiri. Dengan waktu pakai motherboard lebih lama memungkinkan konsumen mempunyai pilihan kapan upgrade dilakukan dibandingkan sebuah motherboard yang mati mengharuskan konsumen melakukan upgrade. Gambaran ini terlihat tidak menguntungkan bagi produsen motherboard, karena secara umum produsen menginginkan konsumen melakukan upgrade sesering mungkin. Disisi lain, dengan volume bisnis yang besar, produsen memperoleh insentif lebih rendah bukan leih tinggi. Dengan menggunakan komponen murah, produsen dapat lebih menghemat dari tiap motherboard yang diproduksi. Sepertinya jumlahnya sedikit, namun coba kalikan dengan jumlah motherboard yang terjual, nilainya dapat mencapai jutaan dolar. Lalu dengan memindahkan operasional pabrik ke negara berkembang dimana gaji pekerja lebih rendah, maka produsen dapat menghemat lebih banyak lagi.
GIGABYTE melihatnya berbeda. Manfaat mengunakan komponen berkualitas lebih tinggi mengurangi biaya pada komponen tersebut. Sebagai contoh, daya tahan produk atau durability lebih baik artinya lebih sedikit biaya yang berhubungan dengan RMA, biaya pengiriman, biaya material dan biaya perbaikian, namun juga biaya dari konsumen yang tidak terpuaskan menghadapi produk motherboard yang mati. Dapat dikatakan, semakin banyak konsumen bahagia dengan kualitas, kinerja dan umur pakai dari motherboard, maka semakin tinggi keingin untuk membeli/menggunakan motherboard yang sama dikemudian hari. Masuk akal bukan?
GIGABYTE Ultra Durable 3
Tahun ini, GIGABYTE telah memperkenalkan teknologi terbaru Ultra Durable 3 pada produk berbasis chipset Intel P45 dan X58. Ultra Durable 3 menggabungkan semua fitur yang ada pada Ultra Durable dan Ultra Durable 2 termasuk menggunakan Solid Kapasitor dari Jepang dengan umur pakai 50.000 jam, Ferrite Core Choke dan Lower RDS(on) mosfet, juga menggandakan jumlah tembaga pada lapisan Power dan Ground di PCB.
Apa yang dimaksud Lapisan PCB ?
Motherboard terdiri atas beberapa lapisan pada PCB (Printed Circuit Board) tidak hanya secara fisik menghubungkan antara beberapa komponen ke motherboard, namun juga menyediakan jalur sinyal (trace) scara electronic menghubungkan komponen lainnya pada motherboard dan lapisan power dan ground menyediakan sumber daya. Untuk memisahkan lapisan lapisan pada motherboard digunakan plastik atau epoxy layers (ini tidak termasuk dalam hitungan layer pada motherboard).
Copper Track
Surface IC
FR4 Layer
Etched Embedded
Resistor
Full Copper
ground plane
Eight-layer PCB stack-up exhibiting layer types
Jumlah lapisan tembaga pada motherboard tergantung pada jumlah komponen dan jalur sinyal yang dibutuhkan daya pada sistem. Saat ini, sebuah motherboard high – end biasanya memiliki 6 atau 8 lapisan, karena biasanya motherboard ini memiliki fitur yang banyak dan lebih banyak komponen dibutuhkan untuk menjalankan fitur fitur tersebut, ini menyebabkan kebutuhan lapisan lebih banyak untuk menghubungkan komponen sekaligus menyediakan daya.
Tiap lapisan pada sebuah motherboard biasa, terdiri dari 1 ons tembaga untuk kedua sinyal lapisan dan lapisan Power/Ground. Teknologi GIGABYTE Ultra Durable 3 menggandakan jumlah lapisan tembaga ini pada tiap lapisan Power/Ground, sehinga terdapat 2 ons pada tiap layer. Gambar dibawah ini menunjukkan GIGABYTE motherboard P45 dengan lapisan empat dan GIGABYTE X58 dengan 8 lapisan pada PCB. Perhatian kedua lapisan ground pada motherboard P45 menggunakan 2 ons tembaga dimana keempat lapisan ground dan power ini memiliki 2 ons.
GIGABYTE P45 4 Layer Cross Section
GIGABYTE X58 8 Layer Cross Section
Kegunaan Ultra Durable 3
Apa kegunaan dari penambahan lebih banyak jumlah tembaga pada lapisan Power/Ground?
Kinerja Thermal lebih baik (Ultra Cool) Dengan menggandakan jumlah tembaga, menghasilkan efektivitas thermal yang lebih baik dengan memungkinkan efisiensi penyebaran panas dari area tertentu seperti area di sekitar socket prosessor ke seluruh bagian PCB. Sebagai hasilnya, motherboard GIGABYTE Ultra Durable 3 mampu menghasilkan suhu lebih dingin hingga 50°C saat beroperasi dibandingkan motherboard biasa (1 ons tembaga pada lapisan PCB tanpa solid kapasitor, Ferrite Core Choke dan Lower ESR (on) Mosfet).
* Temperatur CPU VRM diukur pada system dengan menggunakan pendingin watercooling dan prosessor beroperasi 100%
Selain itu, dengan menggandakan jumlah tembaga pada lapisan PCB, memungkinkan lebih banyak elektron melewati PCB dan menurunkan impedansi hingga 50%. Impedansi adalah sebuah pengukuran berapa besar hambatan pada sirkuit saat sebuah aliran listrik melewatinya. Bila terjadi penggandaan jalur elektron mengakibatkan impedansi (hambatan) berkurang hingga 50%.
Impedansi lebih rendah 2X
Impedance Ω Lower is better
Lower
Menggandakan jumlah tembaga pada lapisan PCB meningkatkan efisiensi daya dengan mengurangi hambatan sirkuit sebesar 50$ dan mengijinkan lebih banyak elektron melewati sirkuit.
2OZ Copper PCB
1OZ Copper PCB
Electron
Electron
Lalu apa arti dari impedansi lebih rendah ? Semakin rendah hambatan, semakin sedikit daya yang terbuang, atau dengan kata lain semakin tinggi efisiensi daya. Jadi, bila Ultra Durable 3 mampu menghasilkan 50% impedansi lebih rendah, daya atau arus listrik yang terbuang juga akan berkurang 50%. Tentu saja kita mengetahui bahwa arus listrik yang terbuang menghasilkan panas, jadi dengan meningkatkan efisiensi daya hingga 50%, ini juga akan mengurangi jumlah panas yang dihasilkan oleh arus listrik yang terbuang.
Infra Red CPU VRM Thermal Diagram
.
Infra Red CPU VRM Thermal Diagram
* Temperatur CPU VRM pada kondisi prosessor berjalan 100%.
Kinerja lebih baik
Desain Ultra Durable 3 dengan fitur 2 ons lapisan tembaga pada lapisan ground, membantu meningkatkan sinyal dan menghasilkan interferensi elektromagnetik (EMI = Electromagnetic Interference) dengan menyediakan lapisan ground yang lebih efektif. EMI adalah sebuah gangguan sinyal yang terjadi di sekitar perangkat elektronik. Sebuah sirkuit PCB yang baik akan membantu mengontrol emisi EMI.
Sinyal yang lebih baik membantu meningkatkan kestabilan secara keseluruhan dari motherboard GIGABYTE Ultra Durable 3 dan menghasilkan perolehan overclocking lebih baik. Dengan memiliki kualitas sinyal lebih baik artinya mampu menjalakan kecepatan lebih tinggi pada tegangan lebih rendah. Saat ini, motherboard GIGABYTE Ultra Durable 3 berbasis P45 adalah pemegang rekor kecepatan memory tertinggi di dunia, dengan kecepatan DDR3 hingga 2200 MHz dan DDR2 hingga 1366.
Saat ini , GIGABYTE sedang melakukan kompetisi untuk mencari siapa pengguna motherboard GIGABYTE Ultra Durable 3 berbasis chipset Intel P45 dengan kecepatan DDR2 tertinggi. GIGABYTE mengundang pemenang GOOC 2008 Free Style Competition yaitu Fugger dan Vapor untuk mencapai kecepatan DDR2 tertinggi yang mereka mampu dan kemudian kecepatan yang mereka pakai ini dijadikan acuan dalam kompetisi.
Hingga hari ini, rekor tercatat untuk Dual Channel DDR2 adalah 1678.80 atas nama Roodt Goody dari Afrika Selatan.
Anda bisa melihat lebih lengkapnya di: http://ddr2-1508.gigabyte.com.tw/
All intellectual property rights, including without limitation to copyright and trademark of this work and its derivative works are the property of, or are licensed to, GIGA-BYTE TECHNOLOGY CO., LTD. Any unauthorized use is strictly prohibited.